Jakarta, 18 Agustus 2025 – Program Relawan Bakti BUMN untuk Indonesia Batch VIII yang difasilitasi KAI berhasil menciptakan transformasi berkelanjutan di Desa Hatinggian, Toba. Pendekatan terpadu yang menggabungkan pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kesehatan menghasilkan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Tema “Tao, Dolok Dohot Harangan” terbukti memberikan inspirasi dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.
Keberhasilan program ini terletak pada keterlibatan langsung masyarakat dalam setiap kegiatan. Mulai dari revitalisasi fasilitas pendidikan, penguatan UMKM berbasis budaya lokal, aksi peduli lingkungan, hingga layanan kesehatan gratis melalui Rail Clinic. Setiap aspek pembangunan mendapat perhatian seimbang untuk memastikan keberlanjutan dampak positif.
Potensi Danau Toba sebagai destinasi wisata semakin dioptimalkan melalui pembangunan infrastruktur pendukung dan pemberdayaan masyarakat. Spot foto strategis yang dibangun di tepi danau diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Komitmen KAI dalam program TJSL ini menunjukkan peran BUMN sebagai agen pembangunan yang tidak hanya fokus pada bisnis inti, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui Relawan Bakti BUMN, KAI membuktikan bahwa pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang solid antara BUMN, relawan, dan masyarakat.
(Redaksi)

