Jakarta, 4 Desember 2025 – Dalam mengelola penjualan tiket untuk periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan strategi yang dirancang untuk menjaga pemerataan distribusi perjalanan di berbagai tanggal dan rute. Strategi ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan kereta api dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin masyarakat tanpa terjadi penumpukan pada tanggal atau rute tertentu.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa dengan memantau dinamika pemesanan setiap hari, KAI dapat mengidentifikasi tanggal atau rute yang mengalami permintaan tinggi dan mengambil langkah-langkah strategis seperti menambah kereta tambahan atau menyesuaikan kapasitas. Pendekatan ini memungkinkan KAI untuk merespons kebutuhan pasar secara lebih efektif dan fleksibel.

Bobby menyatakan bahwa pemerataan perjalanan juga memiliki dampak positif terhadap kenyamanan pelanggan, karena dapat mengurangi kepadatan pada tanggal-tanggal tertentu dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Selain itu, strategi ini juga mendukung efisiensi operasional dan optimalisasi pemanfaatan armada kereta yang tersedia.

Hingga 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, total penjualan tiket mencapai 921.743 kursi dari 3.012.701 tiket yang disediakan, dengan tingkat penjualan 30,60 persen. Bobby menegaskan bahwa KAI akan terus memantau dan menyesuaikan strategi sesuai dengan perkembangan penjualan untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan perjalanan masyarakat dapat terlayani dengan optimal selama periode Nataru.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *