Jakarta, 4 November 2025 – Pembangunan Stasiun Tanah Abang Baru merupakan bagian integral dari upaya KAI untuk memperkuat layanan di kawasan perkotaan. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa dukungan KAI melalui KAI Commuter dan modernisasi stasiun ini menjadi bagian penting dari penguatan layanan di kawasan perkotaan. Stasiun yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto ini kini berkapasitas hingga 380 ribu penumpang per hari.
Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa melalui KAI Commuter, perusahaan menjalankan 1.141 frekuensi perjalanan Commuter Line setiap hari di Jabodetabek, Merak, dan Basoetta. Stasiun Tanah Abang Baru dengan 4 peron dan 6 jalur yang mampu menampung 12 gerbong, memastikan kelancaran operasional layanan. Bobby menambahkan, KAI juga terus memperkuat perannya dalam menghadirkan layanan yang terjangkau melalui skema PSO.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa Stasiun Tanah Abang Baru adalah kebutuhan strategis untuk memperkuat konsep kawasan berorientasi transit, mengingat stasiun ini melayani 63 juta penumpang selama Januari–Oktober 2025. Dudy juga menjanjikan peningkatan frekuensi perjalanan lintas Tanah Abang–Serpong–Rangkasbitung menjadi setiap 4–6 menit pada tahap pengembangan berikutnya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kereta api di seluruh Indonesia untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Presiden telah menyetujui investasi Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian kereta baru. (Redaksi)

