Jakarta, 4 November 2025 – Stasiun Tanah Abang Baru yang telah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan kemewahan dalam dimensi dan fasilitas. Sebagai bagian dari modernisasi masif, stasiun ini kini memiliki luas bangunan mencapai 23.000 m² di atas lahan seluas 31.743 m². Peningkatan area ini krusial untuk menampung kapasitas yang melonjak hingga 380 ribu penumpang per hari, sekaligus menyediakan ruang yang nyaman dan aman bagi pengguna jasa KRL.

Fasilitas yang disediakan mencakup 4 peron dan 6 jalur yang mampu melayani rangkaian 12 gerbong, memastikan kelancaran operasional di salah satu stasiun tersibuk. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa Stasiun Tanah Abang Baru adalah simbol transformasi layanan publik. Bobby menjelaskan, “Desainnya mengutamakan efisiensi pergerakan pelanggan, memperkuat konektivitas antarmoda, serta mendukung pertumbuhan kawasan berorientasi transit.”

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyoroti bahwa pembangunan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dan bertujuan untuk memperkuat konsep kawasan berorientasi transit yang aman dan nyaman. Dudy juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap reaktivasi jalur nonaktif dan pengembangan layanan logistik berbasis rel.

Presiden Prabowo Subianto memuji kualitas stasiun dan layanan KRL yang dinilainya berstandar tinggi, bersih, dan nyaman. Presiden menyatakan bahwa pemerintah akan terus memperluas jaringan kereta api dan telah menyetujui tambahan 30 rangkaian kereta baru senilai hampir Rp5 triliun untuk meningkatkan layanan bagi rakyat. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *