Purwokerto, 5 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menegaskan komitmen profesionalnya dalam mengelola barang tertinggal penumpang di stasiun, mulai dari Purwokerto hingga Cilacap. Layanan Lost and Found menjadi andalan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
Imanuel Setya Budi Harwanto, Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, menyebutkan bahwa sepanjang Januari hingga awal Desember 2025, pihaknya menemukan 1.436 barang tertinggal di wilayah Daop 5.
“Dari total 1436 barang yang ditemukan selama Januari hingga awal Desember 2025, sebanyak 1421 barang atau sekitar 98,69% telah selesai diproses. Dari jumlah tersebut, 498 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, 79 barang berupa makanan yang telah rusak dimusnahkan, dan 844 barang kami serahkan kepada lembaga sosial maupun panti asuhan. Saat ini masih terdapat 15 barang dengan rincian 2 barang biasa dan 13 barang berharga yang tersimpan di 3 lokasi pos Lost and Found,” jelas Imanuel.
Barang yang tidak diambil pemilik dalam jangka waktu tertentu akan disalurkan ke lembaga sosial, menghadirkan manfaat tambahan bagi masyarakat.
Layanan Lost and Found tersedia di Stasiun Purwokerto, Kutoarjo, dan Cilacap, serta dapat diakses melalui Contact Center KAI 121.
CCTV yang terpasang di seluruh stasiun dan kereta memudahkan petugas memverifikasi laporan kehilangan dan menjaga keamanan penumpang.
Sistem penyimpanan barang yang rapi di pos Lost and Found mempermudah proses pengembalian barang secara cepat dan terpercaya.
Petugas yang responsif memastikan setiap barang tertinggal ditangani dengan profesional, sehingga penumpang merasa aman dan nyaman.
KAI Daop 5 berharap layanan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi seluruh penumpang (Redaksi).

