Jakarta, 21 September 2025 – Stasiun Ketapang telah memantapkan posisinya sebagai gerbang konektivitas utama dengan melayani 1.000 hingga 1.500 penumpang per hari dalam operasional reguler. Angka ini menunjukkan intensitas mobilitas yang tinggi dan membuktikan peran vital PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menyediakan konektivitas antarwilayah melalui simpul transportasi strategis di ujung timur Pulau Jawa.
Kapasitas pelayanan 1.500 penumpang per hari merepresentasikan aliran mobilitas yang stabil yang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem konektivitas yang disediakan Stasiun Ketapang. Angka ini mencakup berbagai segmen penumpang, mulai dari wisatawan yang hendak mengunjungi Bali, pelaku bisnis yang melakukan perjalanan antarwilayah, hingga masyarakat lokal yang menggunakan kereta sebagai moda transportasi utama. Sebagai stasiun kelas besar tipe C, kapasitas ini menunjukkan pemanfaatan yang optimal.
Yang menarik adalah kemampuan stasiun untuk mengakomodasi peningkatan kapasitas hingga 24.000 penumpang pada momen puncak seperti liburan Lebaran. Fleksibilitas operasional ini menunjukkan kesiapan Stasiun Ketapang dalam menghadapi lonjakan permintaan yang ekstrem. Peningkatan hingga 16 kali lipat dari kapasitas harian normal membuktikan kekuatan sistem operasional dan infrastruktur yang telah dibangun sejak 1984-1985.
Anne Purba, VP Public Relations KAI, menegaskan signifikansi angka pelayanan ini. “Stasiun ini menjadi gerbang utama bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan dari dan menuju Pulau Jawa, serta memfasilitasi konektivitas antar wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” jelasnya. Pelayanan 1.500 penumpang per hari ini didukung oleh berbagai fasilitas lengkap dan sistem digital melalui aplikasi Access by KAI yang memungkinkan optimalisasi alur penumpang dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
(Redaksi)

