Jakarta, 21 September 2025 – Peningkatan konektivitas dan pelayanan digital di Stasiun Ketapang menandai transformasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) menuju era smart transportation. Integration antara physical connectivity dengan digital services menciptakan ecosystem yang comprehensive, memberikan passenger experience yang seamless mulai dari trip planning hingga journey completion melalui platform digital yang user-friendly dan reliable.
Pelayanan digital yang diimplementasikan melalui aplikasi Access by KAI memberikan revolutionary change dalam passenger interaction dengan transportation services. Platform ini memungkinkan real-time booking, schedule checking, seat selection, dan payment processing yang cashless dan convenient. Integration dengan ferry services information juga memberikan comprehensive view tentang multimodal journey planning, membantu passengers dalam making informed decisions tentang travel options dan timing.
Digital transformation juga mencakup operational aspect yang meningkatkan efficiency dan reliability services. Smart passenger information system memberikan real-time updates tentang train status, weather condition, dan port operation status. Digital queue management dan automated announcement system mengurangi manual intervention dan human error. IoT sensors dan predictive maintenance system memastikan infrastructure dalam optimal condition untuk mendukung high-volume operations.
Anne Purba, VP Public Relations KAI, menegaskan komitmen digital innovation. “KAI terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui konektivitas dan inovasi digital,” ungkapnya. Dengan mengoperasikan lebih dari 600 stasiun aktif di Jawa dan Sumatera, digital services implementation di Stasiun Ketapang menjadi pilot project yang akan direplikasi ke stations lainnya. Continuous development dalam artificial intelligence, machine learning, dan big data analytics akan semakin meningkatkan personalization dan predictive capabilities dalam memberikan superior customer experience.
(Redaksi)

