Semarang, 20 Oktober 2025 – Stasiun Alastua terus berkembang sebagai pusat investasi dan transportasi strategis di kawasan timur Kota Semarang. Dengan luas lahan mencapai 90.250 meter persegi, stasiun ini berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai simpul ekonomis dan mobilitas baru.

KA Banyubiru rute Semarang Tawang – Solo Balapan berhasil mengangkut lebih dari 10 ribu penumpang dalam satu tahun pelaksanaan. Manager Humas KAI Daop 4, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa hal ini menandakan pertumbuhan kebutuhan transportasi yang signifikan.

Franoto menyebut posisi stasiun yang berdekatan dengan kawasan industri Genuk dan wilayah kabupaten di pantura timur memperkuat prospek investasi di sekitar area stasiun. Pemanfaatan aset diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ekonomi dan layanan transportasi.

Nilai sejarah yang melekat pada Stasiun Alastua sebagai jalur kereta api pertama Indonesia makin memotivasi KAI Daop 4 untuk mengintegrasikan pengembangan stasiun dengan nilai heritage dan ekonomi masa depan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *