Jakarta, 3 November 2025 – Kolaborasi antara Polisi Khusus Kereta Api dan petugas keamanan di PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto semakin solid dengan hadirnya 13 personel Polsuska baru. Sinergi kedua unit keamanan ini menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pengamanan yang menyeluruh dan efektif di seluruh wilayah operasional. Penambahan personel ini memperkuat kapasitas pengamanan yang sudah terbangun selama ini.
Ke-13 Polsuska baru yang telah menyelesaikan pendidikan dua bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Jawa Barat kini bergabung dengan tim keamanan yang sudah ada. Mereka akan bekerja sama dengan 147 petugas keamanan yang bertugas di stasiun dan fasilitas operasional untuk menciptakan pengamanan berlapis. Pola kerja sama ini dirancang untuk memastikan tidak ada celah keamanan di setiap titik, mulai dari area parkir, ruang tunggu, peron, hingga di dalam kereta.
Krisbiyantoro, Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, menjelaskan bahwa sinergi antara Polsuska dan petugas keamanan sangat penting untuk mengoptimalkan pengamanan. “Dengan tambahan ini, total Polsuska di wilayah Daop 5 kini mencapai 116 orang, ditambah 147 petugas keamanan yang berjaga di stasiun dan fasilitas operasional. Kami ingin memastikan pelanggan merasa aman mulai dari berangkat sampai tiba di tujuan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pembagian tugas yang jelas antara Polsuska dan petugas keamanan membuat sistem pengamanan lebih terstruktur dan efisien.
Sinergi yang kuat antara Polsuska dan petugas keamanan menjadi aset berharga bagi KAI Daop 5 Purwokerto dalam memberikan layanan transportasi yang aman. Dengan jumlah personel yang mencapai 263 orang, perusahaan memiliki kekuatan pengamanan yang memadai untuk menjaga ketertiban di lingkungan perkeretaapian. KAI Daop 5 Purwokerto optimistis bahwa kolaborasi ini akan terus menghasilkan kinerja pengamanan yang optimal demi kenyamanan dan keselamatan seluruh penumpang kereta api.
(Redaksi)

