Jember, 31 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menghadirkan inovasi layanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Salah satunya melalui program Boarding Pass Through Value (BPTV) yang memungkinkan penumpang menikmati berbagai keuntungan tambahan hanya dengan menunjukkan boarding pass perjalanan mereka.
Program ini menjadi bentuk nyata apresiasi KAI kepada pelanggan setianya. “Kami ingin agar pelanggan mendapatkan nilai tambah dari setiap perjalanan yang mereka lakukan bersama KAI,” ujar Cahyo Widiantoro, Manager Humas KAI Daop 9 Jember.
Melalui BPTV, pelanggan bisa menukarkan boarding pass dengan diskon di berbagai tempat, mulai dari hotel, restoran, kafe, hingga klinik kecantikan yang telah bermitra dengan KAI. Diskon yang diberikan pun beragam, bahkan ada yang mencapai hingga 50 persen.
Cahyo menjelaskan, program ini tak hanya memberikan keuntungan bagi pelanggan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan visibilitas dan kunjungan. “Kami ingin agar manfaat dari program ini dapat dirasakan bersama, baik oleh pelanggan maupun mitra usaha,” katanya.
Inovasi ini menjadi wujud komitmen KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyeluruh. Tak hanya nyaman di atas kereta, pelanggan juga bisa menikmati manfaat tambahan setelah tiba di tempat tujuan.
Program BPTV juga menjadi sarana promosi efektif bagi mitra usaha, karena menjangkau ribuan pelanggan KAI setiap harinya. “Kerja sama ini bersifat saling menguntungkan. Pelanggan mendapat potongan harga, mitra mendapatkan pelanggan baru,” jelas Cahyo.
KAI Daop 9 Jember pun berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program BPTV agar mencakup lebih banyak sektor usaha dan wilayah. “Kami akan terus berinovasi agar pelanggan semakin merasa puas dan diuntungkan,” tambahnya.
Masyarakat diimbau untuk menyimpan boarding pass mereka dengan baik dan memanfaatkannya di mitra usaha terdekat yang berpartisipasi dalam program ini.
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan terbaik, KAI berharap program BPTV dapat menjadi contoh sinergi positif antara sektor transportasi dan ekonomi lokal di berbagai daerah. (Redaksi)

