Jakarta, 24 September 2025 – Mengusung konsep belajar sambil bepergian, PT Railink menghadirkan program Edutrain untuk memberikan pengalaman berbeda kepada siswa TK dan SD. Program ini menjadi inovasi pendidikan luar kelas dengan memanfaatkan transportasi publik sebagai media belajar.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan Edutrain hadir untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan. “Mereka sekaligus belajar seluk beluk perkeretaapian dan menawarkan pengalaman yang menarik dengan naik Kereta Api Bandara,” tuturnya.

Hingga September 2025, Edutrain telah diikuti oleh 83.093 anak. Jumlah ini terbagi atas 45.405 peserta di Medan dan 37.688 peserta di Yogyakarta. Kegiatan meliputi perjalanan di jalur Medan–Kualanamu PP, Medan–Binjai PP, serta Yogyakarta–Wates–YIA PP.

Program ini memberikan berbagai materi edukasi mulai dari cara naik kereta, penggunaan aplikasi tiket digital, hingga pengenalan profesi di dunia perkeretaapian.

Railink juga menekankan pentingnya keselamatan transportasi. Anak-anak diajak memahami larangan bermain di sekitar rel, menjaga fasilitas kereta, dan disiplin menaati aturan selama perjalanan.

Selain aspek teknis, Edutrain mengajarkan anak-anak nilai kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap fasilitas umum. Hal ini diharapkan bisa membentuk karakter yang baik sejak dini.

Pihak sekolah menilai kegiatan ini sebagai bentuk pendidikan luar kelas yang inspiratif. Edutrain melengkapi teori yang dipelajari di sekolah dengan pengalaman nyata di lapangan.

“Dengan edutrain ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap transportasi KA, selain sebagai komitmen KAI dalam menghadirkan layanan yang menjawab kebutuhan pelanggannya, termasuk pelanggan anak-anak dengan menyediakan sarana transportasi yang selamat, aman dan nyaman serta ramah bagi anak-anak,” tutup Porwanto. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *