23 Juni 2026 – Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan rangkaian pertandingan penuh drama, rekor bersejarah, dan aksi memukau para bintang dunia. Tim-tim unggulan seperti Prancis, Argentina, dan Mesir sukses meraih kemenangan penting pada laga kedua fase grup. Kylian Mbappe tampil tajam membawa Prancis melaju ke babak 32 besar, Lionel Messi mencatat sejarah baru bersama Argentina, sementara Mesir menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan saat menghadapi Selandia Baru.

Prancis menjadi salah satu tim yang paling meyakinkan pada pertandingan kali ini. Les Bleus menundukkan Irak dengan skor telak 3-0 dalam laga Grup I yang sempat mengalami penundaan akibat cuaca buruk. Sejak awal pertandingan, skuad asuhan Didier Deschamps tampil dominan dan terus menekan pertahanan lawan. Kylian Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui aksi individu yang diakhiri tembakan akurat ke sudut gawang. Gol tersebut membuat Prancis semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan.

Setelah babak kedua sempat tertunda hampir dua jam karena hujan deras dan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, Prancis kembali tampil agresif saat laga dilanjutkan. Kesalahan lini belakang Irak berhasil dimanfaatkan Mbappe untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-54. Tidak lama berselang, Ousmane Dembele ikut mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan keras yang gagal diantisipasi kiper lawan. Kemenangan ini mengantarkan Prancis mengoleksi enam poin sempurna dan memastikan tiket ke babak 32 besar lebih awal.

Di pertandingan lain, Argentina juga memastikan langkah ke fase gugur setelah menaklukkan Austria dengan skor 2-0. Sorotan utama laga ini tertuju kepada Lionel Messi yang kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Meski sempat gagal mengeksekusi penalti pada awal pertandingan, kapten Albiceleste itu mampu bangkit dan menjadi penentu kemenangan timnya.

Messi memecah kebuntuan pada menit ke-39 lewat penyelesaian khas kaki kirinya yang mengarah ke sudut bawah gawang Austria. Gol tersebut memiliki makna istimewa karena menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 17 gol, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Miroslav Klose. Pada masa injury time babak kedua, Messi kembali mencetak gol setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang. Brace tersebut mempertegas statusnya sebagai legenda hidup sepak bola dunia sekaligus membawa Argentina memuncaki klasemen Grup J dengan enam poin.

Sementara itu, Mesir menunjukkan karakter kuat saat menghadapi Selandia Baru dalam laga Grup G. The Pharaohs sempat berada dalam tekanan setelah tertinggal lebih dulu akibat gol sundulan Finn Surman pada menit ke-15. Meski menguasai jalannya pertandingan, Mesir kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan sepanjang babak pertama sehingga harus menutup paruh pertama pertandingan dalam keadaan tertinggal.

Kebangkitan Mesir terjadi setelah turun minum. Mostafa Zico berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan umpan silang yang terukur pada menit ke-58. Momentum kemudian berpihak kepada wakil Afrika tersebut. Mohamed Salah membawa Mesir berbalik unggul sembilan menit kemudian melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Keunggulan itu semakin aman setelah Trezeguet mencetak gol ketiga lewat sundulan hasil situasi sepak pojok pada menit ke-82. Kemenangan 3-1 membuat Mesir naik ke puncak klasemen sementara Grup G dan membuka peluang besar untuk melangkah ke fase berikutnya.

Hasil pertandingan ini semakin menegaskan kekuatan tim-tim unggulan dalam perburuan gelar juara dunia. Prancis tampil efektif dengan ketajaman Mbappe, Argentina mengandalkan sentuhan magis Messi yang terus mencetak sejarah, sementara Mesir menunjukkan bahwa mereka memiliki daya juang tinggi untuk bersaing di level tertinggi. Dengan fase grup yang masih menyisakan pertandingan penting, persaingan menuju babak gugur dipastikan akan semakin sengit dan menarik untuk disaksikan. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *