Jakarta, 6 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program sosial Rail Clinic di bulan Agustus yang dilaksanakan secara serentak di Stasiun Siantar, Stasiun Bajalinggei, dan Stasiun Pasarnguter. Program ini menyediakan layanan kesehatan terintegrasi dengan fasilitas pemeriksaan umum, gigi, kebidanan lengkap dengan USG, laboratorium sederhana, pemeriksaan mata, serta apotek. Layanan gratis ini mempermudah akses masyarakat terhadap pengobatan tanpa harus melakukan perjalanan jauh.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan, “Rail Clinic kami hadirkan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat langsung. Kereta api tidak hanya menghubungkan kota, tapi juga menjembatani kesehatan, pengetahuan, dan kesejahteraan.” Kehadiran Rail Clinic menjadikan rel bukan hanya jalur transportasi, tapi juga sarana yang membawa manfaat sosial.
Di Stasiun Pasarnguter, Sukoharjo, antusiasme warga sangat tinggi dengan 200 pasien menerima pengobatan gratis, 50 orang mendapat kacamata dan vitamin, 60 siswa mengikuti penyuluhan kesehatan dan keselamatan perjalanan kereta, serta 40 orang mengikuti donor darah. Program ini tidak hanya pengobatan, tapi juga edukasi pola hidup sehat dan pencegahan penyakit TBC.
Di samping layanan medis, Rail Clinic juga melengkapi programnya dengan Rail Library sebagai sarana literasi bagi anak-anak di beberapa lokasi. Anne menegaskan bahwa kesehatan jasmani dan kecerdasan rohani sama pentingnya sehingga Rail Clinic memberikan manfaat ganda di bulan Agustus ini. (Redaksi)

