Yogyakarta, 30 Oktober 2025 – PT Railink menghadirkan inovasi baru dengan meluncurkan lini bisnis MOSS (Maintenance – Operation – Spare Parts – Services) dalam acara Dialog Dengan Media di Yogyakarta. Strategi ini diharapkan menjadi sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran Railink dalam ekosistem transportasi rel di Indonesia.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto, menegaskan, “Pengembangan MOSS menjadi langkah strategis kami dalam memperkuat peran PT Railink sebagai penyedia layanan yang tidak hanya fokus pada operasional KA Bandara, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan infrastruktur, standar layanan, serta solusi terintegrasi bagi industri transportasi rel.”

MOSS dirancang untuk memenuhi kebutuhan internal KAI Group maupun pihak eksternal, termasuk perawatan, operasional, penyediaan suku cadang, dan layanan lainnya yang terstandarisasi. Hal ini diharapkan mendukung peningkatan kualitas layanan kereta api secara keseluruhan.

Pengembangan lini bisnis ini juga menjadi upaya Railink untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan modernisasi transportasi publik, termasuk efisiensi operasional dan diversifikasi pendapatan. Porwanto menambahkan, strategi ini bukan hanya menguntungkan secara bisnis tetapi juga memperkuat ekosistem transportasi rel nasional.

Selain MOSS, Railink tetap fokus pada peningkatan layanan KA Bandara YIA Xpress, termasuk kenyamanan penumpang dan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan. “Kami ingin seluruh elemen Railink berkontribusi positif bagi industri transportasi publik dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Peluncuran MOSS juga menjadi bagian dari komitmen Railink untuk mendukung mobilitas masyarakat serta konektivitas antara Yogyakarta dan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), sehingga memudahkan perjalanan domestik maupun internasional.

Penumpang diingatkan untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal agar ketersediaan tempat duduk terjamin. Mereka juga disarankan memperhitungkan waktu keberangkatan minimal 2 jam sebelum penerbangan domestik dan 3 jam sebelum penerbangan internasional. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *