Jakarta, 30 Desember 2025 – Padatnya arus penumpang kereta api selama libur Natal dan Tahun Baru membuat area stasiun dipenuhi kendaraan pribadi. Dalam kondisi tersebut, parkir resmi stasiun menjadi pilihan aman bagi masyarakat.
KAI Services melalui Resparking mengimbau agar pengendara tidak tergiur parkir liar yang kerap muncul di sekitar stasiun saat musim liburan. Parkir resmi dinilai memberikan perlindungan lebih baik terhadap kendaraan.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan bahwa parkir liar berisiko menimbulkan masalah tarif dan keamanan. Oleh karena itu, penggunaan parkir resmi perlu menjadi prioritas penumpang.
Resparking by KAI Services, lanjut Nyoman, dikelola dengan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku. Selain tarif yang jelas, fasilitas parkir juga dirancang untuk memberikan kenyamanan.
“KAI Services sebagai pengelola parkir resmi stasiun sudah menerapkan peraturan sesuai dengan aturan yang berlaku disetiap daerah. Dari sisi keamanan dan kenyamanan, kami memberikan rasa aman kepada para penumpang untuk menitipkan mobil dan motornya di area parkir KAI Services. Para penumpang bisa dengan tenang menikmati perjalanan menggunakan kereta api ke lokasi tujuan wisata,” ujar Nyoman dalam keterangan resminya pada Jumat (26/12).
Pengguna parkir resmi, Rudi Sasono, mengaku lebih percaya menggunakan fasilitas parkir stasiun. Ia menilai kejelasan tarif dan keamanan menjadi alasan utama memilih parkir resmi.
“Saya lebih memilih parkir resmi di stasiun daripada parkir di luar stasiun yang kadang tarifnya tidak normal. Selain itu, motor saya juga terjamin keamanannya,” ujar Rudi.
Stasiun Tugu Yogyakarta menyediakan area parkir luas dengan kapasitas lebih dari 1.300 motor dan ratusan mobil. Fasilitas ini diharapkan mampu menampung lonjakan kendaraan selama Nataru.
Selain itu, Stasiun Lempuyangan dan Lempuyangan Utara juga menyiapkan area parkir tambahan guna mengurangi kepadatan dan mencegah praktik parkir liar. (Redaksi)

