Jakarta, 14 September 2025 – Perubahan besar yang dibawa New Generation pada KA Matarmaja mulai 28 September 2025 menandai transformasi fundamental dalam cara memandang dan mengalami transportasi kelas Ekonomi. PT Kereta Api Indonesia menjadikan HUT ke-80 sebagai momentum untuk memperkenalkan perubahan yang tidak hanya bertahap tetapi revolusioner, membuktikan kepada masyarakat pengguna rute Pasar Senen–Malang bahwa inovasi besar dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Anne Purba selaku Wakil Presiden Hubungan Masyarakat KAI menegaskan bahwa perubahan besar yang dibawa New Generation bukan sekadar perbaikan tampilan tetapi pergeseran mendasar dalam falsafah pelayanan. Perubahan ini mengubah cara pandang dari “transportasi murah dengan fasilitas terbatas” menjadi “transportasi terjangkau dengan pengalaman istimewa”, menunjukkan bahwa terjangkau dan berkualitas dapat berdampingan dalam keharmonisan yang indah.
Manifestasi perubahan besar ini terwujud melalui revolusi menyeluruh yang dilakukan Balai Yasa Manggarai dalam mengubah setiap aspek interior. Kursi kapten dengan fitur penyesuaian yang canggih menggantikan keterbatasan kursi berhadapan tradisional, menciptakan lompatan besar dalam pengalaman penumpang. Konfigurasi 72 kursi per gerbong yang menghadap searah laju kereta merepresentasikan perubahan fundamental dalam pemanfaatan ruang dan pendekatan kesehatan postur tubuh.
Perwujudan perubahan besar ini didukung oleh transformasi sistematis yang konsisten selama 124 kereta periode 2023-2025. “Dengan wajah baru yang akan hadir mulai 28 September 2025, KA Matarmaja semakin memperkuat perannya sebagai andalan transportasi masyarakat yang nyaman, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” jelas Anne. New Generation yang membawa perubahan besar pada KA Matarmaja untuk masyarakat ini memastikan bahwa transformasi bukan perbaikan sementara tetapi evolusi permanen yang akan terus memberikan manfaat jangka panjang bagi setiap penumpang.
(Redaksi)

