Palembang, 19 Agustus 2025 – Momen libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi berkah bagi LRT Sumatera Selatan (Sumsel). Selama periode 15 hingga 18 Agustus 2025, sebanyak 58.106 penumpang tercatat menggunakan layanan LRT. Angka ini meningkat 2% dari tahun sebelumnya, menandakan bahwa LRT Sumsel telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa tingginya animo masyarakat didorong oleh promo spesial Rp80,-. Promo yang merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS), Bank Indonesia, dan Pemerintah Kota Palembang ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan pembayaran non-tunai. “Promo Rp 80,- berlaku di 5 stasiun dengan metode pembayaran QRIS, program ini merupakan sosialisasi juga dalam gerakan penggunaan non tunai di LRT Sumsel. Dari program promo Rp.80 ini tercatat adanya kenaikan signifikan jumlah penumpang di beberapa stasiun,” tutur Aida.
Peningkatan penumpang paling menonjol terjadi di Stasiun Ampera dengan kenaikan 87%, disusul Stasiun Asrama Haji (54%), Stasiun Bumi Sriwijaya (25%), Stasiun DJKA (36%), dan Stasiun Polresta (19%).
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang yang ingin menghadiri Festival Perahu Bidar, LRT Sumsel menambah jadwal perjalanan pada 17 Agustus 2025 menjadi 100 perjalanan per hari. “Sebagai antisipasi kebutuhan transportasi masyarakat, LRT Sumsel telah menambah perjalanan di tanggal 17 Agustus 2025 menjadi sebanyak 100 perjalanan yang sebelumnya 94 perjalanan perhari,” ucap Aida.
Capaian ini memperkuat komitmen LRT Sumsel untuk menyediakan layanan yang andal, sejalan dengan Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU). “KAI Divre III Palembang Sebagai operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang handal dan terintegrasi bagi masyarakat. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan LRT sebagai pilihan utama untuk beraktivitas,” tutup Aida. (Redaksi)

