Jakarta, 22 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan komitmennya untuk tidak meninggalkan daerah dengan menghadirkan layanan perintis KA Cut Meutia di Aceh Utara. Layanan ini menjadi simbol nyata bagaimana perkeretaapian hadir bagi seluruh lapisan masyarakat, bahkan di wilayah paling barat nusantara.
Dengan lintasan sepanjang 21,4 km yang menghubungkan Krueng Geukueh hingga Kutablang, KA Cut Meutia menjadi transportasi murah yang sangat berarti bagi masyarakat. Tarif Rp2.000 membuat kereta ini bisa diakses semua kalangan, sekaligus memperkuat konektivitas daerah.
Layanan ini juga menjadi bagian penting dalam perayaan HUT ke-80 KAI. Dengan mengusung semangat “Semakin Melayani”, kehadiran KA Cut Meutia menegaskan bahwa transportasi berbasis kereta tidak hanya untuk kota besar, tetapi juga bagi daerah yang sebelumnya minim akses.
“KA Cut Meutia adalah bukti bahwa KAI hadir untuk semua, tanpa terkecuali. Kami ingin layanan perkeretaapian dapat dirasakan masyarakat di seluruh penjuru negeri,” ujar Joni Martinus, VP Public Relations KAI.
Selama tahun 2025, layanan ini telah mencatat 1.944 perjalanan dengan lebih dari 30 ribu penumpang. Data tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat benar-benar membutuhkan layanan perintis ini.
Selain manfaat transportasi, kehadiran KA Cut Meutia juga membawa dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya sektor wisata bahari dan sejarah di Aceh Utara.
KAI dengan layanan perintisnya menunjukkan komitmen jangka panjang bahwa pembangunan transportasi merata adalah kunci untuk menjaga persatuan dan pemerataan manfaat pembangunan di seluruh Indonesia. (Redaksi)

