Jakarta, 6 Agustus 2025 – Kerja sama strategis antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan Baitulmaal Muamalat dalam Program Sertifikasi Bisnis menandai babak baru pemberdayaan UMKM di Indonesia. Inisiatif ini menargetkan pemberian sertifikasi kepada 300 pelaku usaha dengan pembagian yang merata: 100 sertifikasi Halal, 100 PIRT (Produk Industri Rumah Tangga), dan 100 NIB (Nomor Induk Berusaha) untuk mengoptimalkan akses pasar dan daya saing produk UMKM.
Kolaborasi ini menghadirkan solusi menyeluruh bagi tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha kecil, yaitu kesulitan memperoleh sertifikasi yang diperlukan untuk memasuki pasar yang lebih besar. Dengan dukungan sertifikasi yang tepat, UMKM tidak hanya mendapatkan legitimasi hukum tetapi juga kepercayaan konsumen yang sangat penting dalam membangun reputasi bisnis yang berkelanjutan.
Program sertifikasi ini merepresentasikan lebih dari sekadar pemberian dokumen resmi, melainkan pintu gerbang menuju transformasi ekonomi yang lebih inklusif. Dengan sertifikasi yang kredibel, UMKM dapat membangun kepercayaan konsumen dan mengakses pasar yang sebelumnya sulit dijangkau, khususnya segmen yang mensyaratkan standar kualitas dan keamanan tinggi.
“Bagi kami, dukungan kepada UMKM bukan hanya soal angka, tetapi tentang memberi peluang untuk berkembang. Program ini adalah bukti nyata bagaimana KAI turut berperan dalam memberikan akses yang lebih baik untuk pelaku UMKM agar dapat bersaing di pasar yang lebih besar,” ungkap EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji. Implementasi program ini melibatkan Unit CSR KAI secara aktif untuk memastikan bahwa setiap UMKM yang terlibat mendapatkan pendampingan yang optimal dalam mencapai standar kualitas yang dibutuhkan pasar domestik dan internasional.
(Redaksi)

