Jakarta, 21 September 2025 – Fokus khusus PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada sertifikasi halal dan Hak Kekayaan Intelektual menjadi strategi unik dalam mendorong UMKM naik kelas. Program yang melibatkan hampir 200 UMKM binaan ini menyadari pentingnya kedua jenis sertifikasi tersebut sebagai kunci utama dalam menembus pasar Muslim global dan melindungi inovasi lokal.
Kegiatan Kick Off Sertifikasi UMKM di Bandung menunjukkan pemahaman mendalam KAI terhadap tantangan spesifik yang dihadapi UMKM Indonesia. Sertifikasi halal membuka peluang ekspor ke 57 negara anggota Organisasi Kerjasama Islam dengan populasi Muslim lebih dari 1,8 miliar jiwa, sementara perlindungan HKI memastikan inovasi UMKM tidak dibajak oleh kompetitor.
Program ini tidak hanya memberikan akses sertifikasi, tetapi juga edukasi mendalam tentang value proposition dari kedua jenis sertifikasi tersebut. Para peserta mendapat pemahaman komprehensif tentang bagaimana memanfaatkan sertifikasi halal dan HKI sebagai competitive advantage dalam pasar global yang semakin kompetitif.
Materi strategis tentang perlindungan HKI disampaikan secara khusus oleh CEO Rumah BUMN Palangka Raya, memberikan perspektif profesional tentang pentingnya melindungi kekayaan intelektual. “Perlindungan HKI menjaga karya UMKM agar bernilai ekonomi tinggi dan berkelanjutan,” ungkap Raden Agus Dwinanto Budiadji, Executive Vice President of Corporate Secretary KAI.
(Redaksi)

