Jakarta, 24 November 2025 – Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memaksimalkan perbaikan prasarana di berbagai wilayah operasi. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kinerja wesel atau perangkat pemindah jalur yang menjadi komponen vital dalam kelancaran perjalanan kereta api. Langkah ini diambil untuk memastikan arus penumpang yang diprediksi meningkat signifikan dapat ditangani dengan aman dan lancar.
Persiapan ini selaras dengan arahan pemerintah yang meminta seluruh BUMN transportasi memperkuat kualitas layanan jelang momentum libur nasional. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa segala bentuk pembenahan yang dilakukan KAI merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin besar terhadap moda transportasi aman dan andal.
“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, keamanan, kenyamanan, dan kebersihan harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Anne.
Anne menjelaskan, pada tahun 2025 KAI telah merampungkan pergantian 150 wesel lama dengan unit baru yang memiliki tingkat keandalan lebih tinggi. Pergantian ini mencakup berbagai titik kritis seperti persimpangan dan stasiun-stasiun besar yang memiliki intensitas lalu lintas padat. Dengan perangkat baru tersebut, risiko gangguan operasional pada saat pindah jalur dapat ditekan seminimal mungkin.
Selain mendukung keandalan perjalanan, modernisasi wesel juga berdampak pada peningkatan kecepatan operasional. Wesel baru dirancang lebih responsif, presisi, dan tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, sehingga kereta dapat melintas dengan lebih stabil, terutama pada jalur-jalur yang berpotensi menampung frekuensi perjalanan tambahan selama musim liburan.
Tidak hanya itu, peningkatan pada wesel juga berjalan beriringan dengan berbagai proyek perbaikan rel dan penambahan material penunjang seperti batu kricak. Seluruh langkah ini merupakan bagian dari strategi besar KAI untuk menciptakan infrastruktur jalur yang tahan lama dan siap menghadapi lonjakan volume perjalanan.
Dengan seluruh rangkaian pekerjaan tersebut, KAI berharap periode Angkutan Nataru tahun ini dapat berlangsung lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perusahaan menargetkan seluruh tahapan pekerjaan selesai sebelum hari puncak keberangkatan tiba.
“Seluruh peningkatan prasarana ini kami lakukan untuk memastikan para pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat khususnya pada masa Angkutan Nataru 2025/2026. Melalui berbagai pembenahan yang terus kami lakukan, KAI berkomitmen untuk Semakin Melayani masyarakat dengan menghadirkan layanan transportasi yang andal, responsif, dan siap mendukung momen berharga pelanggan bersama keluarga di akhir tahun,” tutup Anne. (Redaksi)

