Jakarta, 8 Desember 2025 – KAI Services mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi melalui pemanfaatan Whistleblowing System. Ajakan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025.

Kegiatan Hakordia 2025 merupakan kolaborasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pameran dan sosialisasi digelar di Benteng Vredeburg, Yogyakarta, pada Sabtu (6/12), sebagai bagian dari peringatan Hari Antikorupsi Sedunia setiap 9 Desember.

Pameran Hakordia berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Desember 2025, dan diikuti oleh berbagai perusahaan serta lembaga negara. PT KAI (Persero) beserta anak perusahaannya turut ambil bagian untuk menyampaikan komitmen antikorupsi kepada publik.

Dalam kesempatan tersebut, KAI Services mengirimkan tim Quality Assurance kantor pusat untuk melakukan sosialisasi di booth PT KAI (Persero). Tim ini berdialog langsung dengan pengunjung serta membagikan pamflet yang berisi informasi penolakan terhadap segala bentuk korupsi.

Banyak pengunjung terlihat antusias dan tertarik mengetahui cara melaporkan dugaan pelanggaran di lingkungan perusahaan. Mereka juga menanyakan jenis-jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui sistem yang disediakan KAI Services.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menjelaskan bahwa Whistleblowing System dapat digunakan untuk melaporkan pelanggaran kode etik, penyalahgunaan jabatan dan wewenang, serta praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dilakukan pegawai KAI Services.

“Apabila masyarakat menemukan dugaan korupsi yang dilakukan pegawai KAI Services maka bisa dilaporkan dugaan korupsi tersebut lewat Whistleblowing System dan kami akan tindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan kepada pegawai bersangkutan berdasarkan bukti-bukti yang ada,” ujar Nyoman dalam keterangan resminya pada Senin (8/12). (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *