Jakarta, 23 Desember 2025 – Tantangan teknis mengintegrasikan dua jenis pengangkutan dalam satu sistem operasional berhasil diatasi dengan perencanaan matang. Operator kereta api mengembangkan prosedur standar yang memastikan proses berjalan efisien tanpa saling mengganggu. Pemisahan alur untuk penumpang dan kendaraan sejak dari pintu masuk stasiun menjadi kunci kelancaran operasional.

Petugas khusus ditugaskan untuk menangani penerimaan dan pemuatan sepeda motor ke dalam gerbong. Area loading dirancang terpisah dari platform penumpang untuk menghindari kerumunan dan potensi kecelakaan. Sistem antrian dengan nomor urut memastikan proses pemuatan berlangsung tertib sesuai jadwal yang telah ditentukan. Komunikasi real-time antara petugas loading dengan masinis memastikan kereta tidak berangkat sebelum semua kendaraan terpasang dengan aman. “KAI memastikan kesiapan sarana, pengaturan perjalanan kereta api, serta pelayanan di stasiun agar integrasi pengangkutan sepeda motor dan penumpang berjalan tertib dan lancar selama periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Bobby.

Dalam perjalanan, pemantauan kondisi gerbong kendaraan dilakukan secara berkala oleh petugas keamanan. Sensor gerak dipasang untuk mendeteksi pergeseran kendaraan yang dapat membahayakan. Protokol tanggap darurat telah disiapkan untuk mengantisipasi situasi tidak terduga. Pelatihan intensif diberikan kepada seluruh awak kereta mengenai prosedur khusus terkait pengangkutan kendaraan.

Setibanya di stasiun tujuan, proses bongkar muat dilakukan dengan sistem serupa namun berlawanan arah. Pemilik kendaraan menunjukkan bukti kepemilikan sebelum mengambil sepeda motor mereka. Pemeriksaan kondisi kendaraan dilakukan bersama untuk memastikan tidak ada kerusakan selama perjalanan. Sistem yang terstruktur dan terlatih ini menghasilkan tingkat kepuasan tinggi dari penumpang terhadap layanan yang diberikan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *