Jakarta, 11 September 2025 – KAI Group mencatat 328.054.007 pelanggan dilayani Januari–Agustus 2025, naik 8,51%. Optimalisasi proses operasional melalui predictive maintenance menjadi kunci keandalan layanan.
Sensor IoT dan analytics mendeteksi kerusakan komponen lebih awal, sehingga downtime berkurang. Sistem manajemen aset kereta memonitor kondisi gerbong dan rel secara real time. Hal ini menambah tingkat keandalan operasional.
Stasiun juga menerapkan sistem smart queue untuk mengatur antrean boarding, meminimalkan kepadatan di jam sibuk. Penerapan robotic cleaning pada gerbong dan stasiun meningkatkan kebersihan otomatis.
“Inovasi operasional memastikan layanan kami selalu andal dan tepat waktu,” ujar Anne Purba. Ia menambahkan KAI akan terus mengeksplorasi teknologi baru untuk efisiensi lebih tinggi. (Redaksi)

