Jakarta, 9 September 2025 – Konsistensi layanan kereta api tidak lepas dari kondisi awak yang selalu siap. Untuk menjaga hal itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan 79 Griya Karya sebagai fasilitas rehat khusus awak kereta api.
Fasilitas ini tersebar di sembilan Daerah Operasi (Daop) dan empat Divisi Regional (Divre). Masinis, kondektur, hingga teknisi kini memiliki tempat istirahat layaknya hotel di berbagai titik operasional.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan, “Keselamatan perjalanan kereta api sangat ditentukan oleh kesehatan dan kebugaran awak, khususnya masinis. Dengan adanya Griya Karya, kami memastikan mereka dapat beristirahat dengan nyaman sehingga kembali bertugas dalam kondisi terbaik.”
KAI memiliki 3.638 masinis yang setiap harinya membutuhkan istirahat cukup untuk menjalankan tugas dengan maksimal. Griya Karya hadir menjawab kebutuhan tersebut.
Sejak 2020, KAI terus menambah jumlah dan kualitas fasilitas ini dengan membangun 19 Griya Karya baru dan merenovasi sembilan unit lama. Semua itu demi menjaga konsistensi layanan.
Dengan adanya tempat istirahat yang representatif, awak kereta dapat menjaga fokus, konsentrasi, dan kinerja profesional. Hal ini berdampak langsung pada keselamatan penumpang.
Griya Karya juga berperan sebagai simbol perhatian perusahaan terhadap SDM. KAI menempatkan manusia sebagai faktor utama keberhasilan layanan transportasi.
Dengan strategi ini, KAI memastikan bahwa konsistensi layanan tidak hanya terjaga dari sisi teknis, tetapi juga dari kesiapan awak yang menjadi garda terdepan. (Redaksi)

