Jakarta, 20 Oktober 2025 – Penggencarkan program ramah lingkungan dilakukan KAI Services melalui penggunaan alat makan kayu secara masif di layanan kuliner kereta api. Program yang dijalankan dengan intensitas tinggi ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjadikan keberlanjutan sebagai bagian integral dari operasional bisnis.

Alat makan kayu atau wooden cutlery menjadi pilihan utama dalam program ramah lingkungan karena karakteristiknya yang superior dalam aspek keberlanjutan. Material kayu alami tidak hanya dapat terurai secara hayati, tetapi juga diproduksi dengan proses yang lebih ramah lingkungan dibandingkan plastik konvensional.

Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, menjelaskan intensitas program yang dijalankan. “Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan,” tegasnya. Ririn menambahkan bahwa penggunaan wooden cutlery adalah wujud konkret dari komitmen tersebut.

Periode Januari hingga September 2025 menunjukkan hasil luar biasa dengan 1.949.125 pieces alat makan plastik berhasil digantikan dengan wooden cutlery. Konversi ini menghasilkan pengurangan hampir 6 ton sampah plastik dari operasional kereta api di seluruh Indonesia. Wooden cutlery yang digunakan ramah lingkungan, higienis, dan aman. Program yang gencar ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan ekonomi hijau dan berkelanjutan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *