Jakarta, 5 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mendorong efisiensi dalam sistem logistik nasional melalui optimalisasi angkutan barang. Selama Januari hingga Juli 2025, KAI mencatatkan volume angkutan sebesar 39.231.134 ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Efisiensi ini tercermin dari dominasi angkutan batu bara yang menyumbang 82,83 persen dari total angkutan atau setara 32.496.076 ton. Komoditas tersebut sebagian besar disalurkan ke pembangkit listrik di Jawa dan Bali, sehingga dapat terus menunjang kelancaran suplai energi nasional.
Moda kereta api menjadi pilihan strategis dalam distribusi logistik karena keunggulan kapasitas dan ketepatan waktu. Di Pulau Jawa, satu rangkaian KA barang dapat menarik 30 gerbong dengan kapasitas 42 ton, sementara di Sumatera Selatan jumlahnya bisa mencapai 61 gerbong dalam sekali jalan.
“Bagi kami, distribusi energi bukan sekadar soal logistik. Ini tentang memastikan kehidupan tetap berjalan dari rumah tangga yang membutuhkan penerangan hingga UMKM yang bergantung pada energi untuk menjalankan usahanya,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Penggunaan jalur khusus rel membuat pengiriman tidak terganggu oleh kemacetan jalan raya, memberikan keunggulan dalam hal waktu tempuh yang lebih konsisten. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas industri energi dan sektor lainnya.
KAI tidak hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi juga menanamkan profesionalisme melalui SDM bersertifikasi dan inspeksi berkala yang menjaga kualitas pelayanan dan keamanan operasional.
Upaya efisiensi ini juga selaras dengan rencana jangka panjang KAI yang menargetkan peningkatan volume angkutan sebesar 15 persen pada 2029. Batu bara masih menjadi komoditas andalan dengan proyeksi mencapai 111,2 juta ton.
Melalui pengembangan simpul logistik di Sumatera Selatan, seperti Terminal Tarahan II dan fasilitas Kertapati, KAI membuktikan bahwa kereta barang adalah solusi logistik modern yang siap menggerakkan roda ekonomi nasional secara lebih efisien. (Redaksi)

