Jakarta, 20 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia mendorong efisiensi logistik melalui layanan KALOG Express selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. Layanan ini dirancang untuk membantu kelancaran distribusi barang di tengah meningkatnya kebutuhan pengiriman pada libur akhir tahun.
Dalam upaya menjaga kenyamanan perjalanan, KAI menetapkan batas bagasi maksimal 20 kilogram untuk setiap penumpang. Aturan ini berlaku tanpa terkecuali untuk semua kelas perjalanan. Penumpang yang membawa barang melebihi ketentuan akan dikenakan biaya tambahan berdasarkan regulasi perusahaan.
KAI juga mengingatkan larangan membawa sejumlah barang seperti hewan, makanan beraroma tajam, dan barang lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa aturan ini penting untuk kelancaran perjalanan. “Pada dua hari awal masa Angkutan Nataru, KAI telah melayani 359.616 pelanggan. Dengan mobilitas yang tinggi, pengaturan bagasi menjadi bagian penting agar perjalanan berjalan lancar dan aman,” katanya.
KALOG Express hadir untuk melayani berbagai kebutuhan pengiriman mulai dari sepeda motor, hewan peliharaan, hingga paket makanan dan produk frozen food. Layanan ini sangat membantu distribusi UMKM yang membutuhkan ketepatan waktu dalam pengiriman. Sebagai bentuk dukungan, KALOG Express memberikan promo tarif hingga 50 persen untuk jalur lintas Selatan selama periode Nataru.
(Redaksi)

