Jember, 23 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember menyatakan penyesalan atas insiden temperan orang tidak dikenal (OTK) yang melibatkan KA 280 (Sritanjung) di wilayah Probolinggo.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.35 WIB di Km 96+3 petak jalan Probolinggo (Pb)–Bayeman (Bym). Laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) menyebutkan bahwa temperan terjadi di Km 96+7/8 sehingga kereta harus melakukan berhenti luar biasa.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI Daop 9 Jember segera berkoordinasi dengan ASP KA 280, PPKA Bayeman, serta Unit Pengamanan Daop 9 Jember guna melakukan penanganan cepat di lapangan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap lokomotif dan rangkaian kereta untuk memastikan seluruh sarana dalam kondisi aman sebelum perjalanan dilanjutkan.

Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan keprihatinan atas terjadinya insiden tersebut.
“Kami mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan seluruh pihak. Setelah menerima laporan, petugas kami segera melakukan koordinasi serta pemeriksaan lokomotif dan rangkaian untuk memastikan KA 280 (Sritanjung) dalam kondisi aman sebelum kembali melanjutkan perjalanan,” ujar Cahyo.

Setelah dinyatakan aman, KA Sritanjung kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 11.41 WIB. Akibat kejadian tersebut, perjalanan kereta mengalami keterlambatan sekitar enam menit.

Sebagai bagian dari prosedur operasional, PTGOK Nomor 118 diserahkan kepada PPKA Pasuruan.

Korban bernama Aan Anto (34), warga Dusun 03 Kanci, Astanajapura, Cirebon, mengalami luka berat dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo.

PT KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan perkeretaapian demi menjaga keselamatan bersama dan kelancaran perjalanan kereta api. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *