Jakarta, 3 November 2025 – Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto memperkuat sistem keamanan dengan menggandeng Polisi Khusus Kereta Api serta aparat Kepolisian dan TNI. Penambahan 13 personel Polsuska baru menjadi bagian dari persiapan menghadapi lonjakan penumpang di periode Nataru. Kerja sama multipihak ini diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan maksimal kepada penumpang.

Kolaborasi antara Polsuska, Kepolisian, dan TNI membentuk sistem pengamanan berlapis yang komprehensif. Para Polsuska yang baru saja menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara Polda Jawa Barat akan bekerja sama dengan aparat keamanan lainnya untuk mengamankan seluruh wilayah operasional. Sinergi ini sangat penting mengingat volume penumpang yang meningkat signifikan selama masa angkutan Nataru.

Krisbiyantoro, Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak merupakan strategi efektif dalam menjaga keamanan. Ia menyatakan bahwa selain memperkuat personel, KAI juga menjalin sinergi dengan aparat Kepolisian dan TNI dalam menjaga keamanan perjalanan, terutama menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru. “Dengan tambahan ini, total Polsuska di wilayah Daop 5 kini mencapai 116 orang, ditambah 147 petugas keamanan yang berjaga di stasiun dan fasilitas operasional. Kami ingin memastikan pelanggan merasa aman mulai dari berangkat sampai tiba di tujuan,” ujarnya.

Persiapan menghadapi Nataru ini menunjukkan antisipasi yang matang dari KAI Daop 5 Purwokerto terhadap dinamika kebutuhan pengamanan. Perusahaan tidak hanya mengandalkan personel internal, tetapi juga mengoptimalkan kerja sama dengan institusi keamanan lainnya. Dengan sistem pengamanan yang solid dan kerja sama yang baik, KAI Daop 5 Purwokerto optimistis dapat memberikan layanan yang aman dan nyaman kepada jutaan penumpang yang akan melakukan perjalanan selama periode Nataru.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *