Purwokerto, 12 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menutup cikal bakal perlintasan liar di Desa Kubangkangkung, sebagai bagian dari fokus perusahaan dalam mengamankan jalur perlintasan KA dan keselamatan pengguna jalan. Titik penutupan berada di jalur antara Stasiun Kawunganten dan Jeruklegi.

Manajer Humas Daop 5, Krisbiyantoro, menegaskan bahwa tindakan ini mencegah terbentuknya perlintasan liar yang membahayakan.

“Cikal bakal perlintasan liar biasanya muncul dari jalur lintasan tidak resmi yang digunakan sebagian masyarakat. Jika tidak segera ditutup, titik tersebut bisa berkembang menjadi perlintasan liar yang membahayakan karena tanpa palang pintu maupun penjaga. Untuk itu KAI menutup titik ini demi keselamatan bersama,” ujar Krisbiyantoro.

Daop 5 mencatat total 233 perlintasan sebidang, dengan 160 perlintasan terjaga dan 73 tidak terjaga. Perlintasan liar menjadi tantangan utama dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api.

KAI juga mengimbau masyarakat agar selalu berhenti saat sinyal berbunyi, menengok kanan-kiri, dan memastikan aman sebelum melintas di perlintasan yang tidak terjaga. Disiplin ini berperan besar dalam keselamatan bersama.

Penutupan ini mencerminkan sinergi antara KAI, aparat, dan pemerintah daerah untuk menciptakan jalur transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.

Dengan langkah ini, KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan menjadi prioritas utama yang harus dijaga. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *