Semarang, 24 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Pemerintah Inggris terus menguji komitmen konkret dalam mengembangkan kawasan transportasi rendah emisi di Kota Semarang. Melalui program UK PACT yang dikelola oleh Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO), kolaborasi ini difokuskan pada integrasi Sistem Transportasi Berbasis Rel yang ramah lingkungan di kawasan metropolitan Kedungsepur.

Dominic Jermey, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, menegaskan bahwa program ini mengutamakan aksesibilitas yang inklusif, “Pendekatan ini menekankan pentingnya membangun konektivitas antarkawasan agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses stasiun dari berbagai lokasi,” ujarnya saat kunjungan ke Stasiun Semarang Tawang. Kolaborasi ini juga melibatkan integrasi Kawasan Berorientasi Transit dan mekanisme pengelolaan nilai kawasan.

Direktur Keuangan dan Umum KAI, Indarto Pamoengkas, menambahkan bahwa inisiatif UK PACT memberikan banyak pembelajaran teknis, “Kami berharap ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” paparnya. Program ini membuka jalan bagi transformasi jangka panjang sistem transportasi Indonesia menuju rendah karbon.

Dengan hasil fase pertama yang berhasil melahirkan model Integrated Transit and Development, kerja sama ini akan terus diperluas hingga 2026 dengan fokus pada integrasi yang lebih erat antara transportasi publik dan pengembangan tata ruang. Indarto menegaskan, “KAI berharap inisiatif ini menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.” (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *