Jakarta, 27 September 2025 – Dalam momentum HUT ke-80, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan pencapaian luar biasa dalam hal ketepatan waktu perjalanan. Ketepatan waktu atau on time performance (OTP) KAI kini menjadi salah satu yang terbaik di sektor transportasi nasional, sebuah prestasi yang membanggakan mengingat masa lalu ketika kereta api kerap dikaitkan dengan keterlambatan dan ketidaknyamanan. Transformasi ini menjadi bukti nyata konsistensi KAI dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Data kinerja terbaru menunjukkan bahwa sepanjang Januari–Agustus 2025, ketepatan waktu keberangkatan KAI mencapai 99,50% dan kedatangan 96,32%. Angka ini bukan hanya sekadar statistik, melainkan cermin dari perencanaan matang, pengelolaan operasi yang disiplin, serta penggunaan teknologi digital untuk mendukung kinerja. Keandalan ini memberikan kepercayaan lebih kepada masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda utama transportasi.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa pencapaian tersebut lahir dari semangat pembaruan perusahaan dan dukungan pemerintah. “Dengan semangat perusahaan dan dukungan pemerintah untuk berbenah, KAI kini menjelma menjadi simbol transformasi, menghadirkan layanan modern dan moda baru seperti Whoosh dan LRT Jabodebek,” ujar Anne.
Ketepatan waktu juga berkontribusi besar pada efisiensi perjalanan. Rute Jakarta–Yogyakarta kini dapat ditempuh hanya dalam enam jam, sementara Jakarta–Surabaya dapat diselesaikan dalam tujuh jam 45 menit pada beberapa rangkaian. Capaian ini menegaskan bahwa KAI tidak hanya sekadar mengangkut penumpang, tetapi juga menghemat waktu masyarakat yang semakin bernilai tinggi di era modern.
Transformasi layanan KAI yang menekankan ketepatan waktu ini selaras dengan tren transportasi global yang mengedepankan kecepatan, efisiensi, dan kenyamanan. Peningkatan kinerja tidak hanya dilakukan pada aspek operasional, tetapi juga pada digitalisasi layanan seperti Access by KAI dan boarding face recognition.
Lebih jauh, kehadiran moda baru seperti Whoosh berkecepatan tinggi dan LRT Jabodebek mempertegas tekad KAI untuk selalu relevan dengan kebutuhan zaman. Modernisasi layanan ini membuat kereta api semakin diminati sebagai moda transportasi utama, baik untuk perjalanan jarak jauh maupun perkotaan.
Ke depan, KAI berkomitmen untuk mempertahankan standar ketepatan waktu ini sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan. Dengan konsistensi ini, kereta api diproyeksikan tetap menjadi tulang punggung mobilitas nasional yang mengedepankan kepastian, kenyamanan, dan keandalan. (Redaksi)

