Yogyakarta, 9 Desember 2025 — Sinergi antara dunia usaha dan lembaga negara kembali diperkuat dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. PT Railink (KAI Bandara) turut ambil bagian bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam membangun kesadaran antikorupsi di tengah masyarakat.
Hakordia 2025 diselenggarakan pada 6–9 Desember 2025 di Benteng Vredeburg Yogyakarta dengan mengusung berbagai kegiatan edukatif. Rangkaian acara ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai dampak korupsi serta pentingnya peran semua pihak dalam pencegahannya.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menegaskan bahwa keterlibatan KAI Bandara dalam Hakordia merupakan wujud tanggung jawab perusahaan. “Sebagai bagian dari keluarga besar BUMN, kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang tidak hanya aman dan andal, tetapi juga berintegritas. Dukungan terhadap Hakordia adalah bentuk nyata bahwa KAI Bandara siap mewujudkan budaya antikorupsi di setiap lini operasional,” ujarnya.
Berbagai agenda Hakordia, seperti FGD Pencegahan Korupsi Badan Usaha dan talkshow terkait ekosistem logistik sehat, menjadi ruang diskusi strategis bagi pemangku kepentingan untuk membahas tantangan dan solusi pencegahan korupsi.
Kegiatan juga diramaikan dengan karnaval budaya serta Pasar Kangen Hakordia yang melibatkan komunitas lokal. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menyampaikan pesan antikorupsi secara lebih dekat dengan masyarakat.
KAI Bandara berperan aktif dengan menyediakan fasilitas informasi serta mengikuti kampanye edukasi publik. Di sisi internal, perusahaan terus memperkuat internalisasi nilai integritas kepada seluruh karyawan.
Melalui kolaborasi ini, KAI Bandara berharap kesadaran antikorupsi dapat tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. (Redaksi)

