Jakarta, 22 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi padatnya akses jalan menuju stasiun selama periode Natal dan Tahun Baru 2026. Ajakan ini dilatarbelakangi oleh prediksi BMKG mengenai cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang akan melanda sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi cuaca buruk ini diprediksi akan memperparah kepadatan lalu lintas di jalur-jalur menuju stasiun, terutama di kota-kota besar dengan volume perjalanan tinggi.

Kepadatan akses jalan menjadi perhatian serius mengingat tingginya animo masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api selama masa Nataru. Hingga 22 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket telah mencapai 2.447.504 dari total 3.506.104 tempat duduk yang tersedia. Untuk kereta jarak jauh, tingkat penjualan mencapai 78,3 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk, sementara kereta lokal mencatat penjualan 38,3 persen dari 745.056 tempat duduk yang disediakan.

Hujan kerap memicu berbagai permasalahan lalu lintas seperti kemacetan panjang, genangan air di beberapa ruas jalan, dan perlambatan arus kendaraan yang dapat memperpanjang waktu tempuh secara signifikan. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa antisipasi dari masyarakat sangat diperlukan untuk mengurangi risiko keterlambatan. “Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak mepet dengan jadwal keberangkatan. Antisipasi kepadatan jalan akibat hujan penting dilakukan agar pelanggan terhindar dari risiko tertinggal kereta dan dapat memulai perjalanan dengan tenang,” jelasnya mengenai pentingnya partisipasi masyarakat.

KAI telah menyiapkan berbagai fasilitas di stasiun untuk mendukung kenyamanan penumpang yang datang lebih awal, termasuk penyediaan pengering payung untuk menjaga area publik tetap aman dan tidak licin. Dengan kolaborasi antara KAI dan masyarakat dalam mengantisipasi padatnya akses jalan, diharapkan perjalanan selama masa Nataru dapat berlangsung dengan lebih lancar. KAI optimis bahwa kesadaran bersama untuk datang lebih awal akan meminimalkan dampak negatif cuaca buruk dan kepadatan lalu lintas terhadap pengalaman perjalanan masyarakat.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *