Purwokerto, 18 November 2025 – Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang dan Satuan Pelayanan Purwokerto melaksanakan kegiatan Ramp Check atau inspeksi keselamatan sarana perkeretaapian di wilayah PT KAI (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto.

Kegiatan Ramp Check berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (11–12 November 2025), dengan tujuan menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api menjelang masa angkutan Nataru yang diperkirakan akan mengalami lonjakan jumlah penumpang.

Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek sarana perkeretaapian.

“Pemeriksaan mencakup aspek administratif dan teknis. Dari sisi administratif, dipastikan kelengkapan identitas sarana, checksheet pemeriksaan terakhir, serta tanda lulus uji,” ujar Imanuel.

Lebih lanjut, Imanuel menambahkan bahwa dari sisi teknis, pemeriksaan difokuskan pada fungsionalitas komponen vital dan fasilitas pelayanan.

“Pelaksanaan Ramp Check dilakukan dengan memeriksa secara detail sistem pengereman, pencahayaan, roda, dan komponen rangka bawah. Selain itu, fasilitas pendukung kenyamanan seperti sirkulasi udara, pendingin ruangan (AC), hingga kelengkapan peralatan keselamatan seperti jendela darurat dan peralatan komunikasi juga menjadi perhatian,” jelasnya.

Pemeriksaan Ramp Check dilakukan di Depo Lokomotif dan Kereta Purwokerto serta Dipo Lokomotif Cilacap. Adapun sarana yang telah diperiksa dan memenuhi aspek keselamatan antara lain Rangkaian KA Serayu 1, Rangkaian KA Kamandaka, Rangkaian KA Malioboro Ekspress, Kereta Cadangan, Rangkaian KA Serayu 2, Rangkaian KA Purwojaya.

“Melalui kegiatan Ramp Check ini, dipastikan seluruh sarana yang akan dioperasikan selama periode Nataru berada dalam kondisi prima dan laik operasi. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat,” tutup Imanuel. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *