Jakarta, 9 September 2025 – Konsep integrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya menjadikan Kereta Bandara YIA sebagai bagian dari ekosistem mobilitas yang seamless. Pendekatan terintegrasi ini memudahkan penumpang dalam melakukan perpindahan antarmoda transportasi dengan efisien.
Lokasi stasiun yang strategis memungkinkan penumpang mengakses berbagai jenis transportasi lanjutan dengan mudah. Hal ini menciptakan rantai perjalanan yang berkesinambungan dari titik asal hingga destinasi akhir tanpa hambatan yang berarti.
Sistem integrasi ini juga mempertimbangkan aspek waktu dan jarak tempuh antar moda transportasi. Dengan demikian, penumpang dapat merencanakan perjalanan total dengan lebih akurat dan mengurangi risiko keterlambatan yang tidak terduga.
PT Railink melalui Direktur Utamanya, Porwanto Handry Nugroho, menekankan pentingnya integrasi dalam pengembangan layanan. “Kereta Bandara YIA dirancang tidak hanya sebagai transportasi mandiri, tetapi sebagai bagian integral dari sistem transportasi yang lebih luas untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik,” ungkapnya.
(Redaksi)

