Jakarta, 20 Agustus 2025 – Sinergi teknologi Amerika dan kemandirian industri nasional terwujud melalui pengoperasian lokomotif CC 205 Progress Rail yang didukung oleh 1.125 unit gerbong datar BM 54 ton produksi PT INKA. KAI berhasil mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam proyek modernisasi sarana angkutan ini, menunjukkan komitmen terhadap pemberdayaan industri nasional sambil memanfaatkan teknologi canggih dari Amerika Serikat.

Setiap unit gerbong BM 54 ton memiliki kapasitas muat hingga 15 ton dengan total daya angkut mencapai 4.050 ton, dirancang khusus untuk mengangkut komoditas berat seperti batu bara dan material konstruksi. Pengiriman tahap awal sebanyak 60 unit telah tiba di Divre III Palembang pada 6 Juli 2025 dan siap mendukung operasional lokomotif CC 205 Amerika dalam mengoptimalkan distribusi energi nasional yang efisien dan berkelanjutan.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan bahwa kolaborasi antara teknologi lokomotif CC 205 dari Amerika dan gerbong produksi dalam negeri merupakan strategi untuk mempercepat pergeseran logistik dari moda darat ke moda rel. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi sistem transportasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor logistik yang berkelanjutan di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Pengadaan sarana tambahan ini disiapkan untuk mendukung proyeksi angkutan batu bara sebesar 111,2 juta ton dan 10,9 juta ton angkutan non-batu bara pada 2029, termasuk dari proyek Sumbagsel, Tarahan II, dan Kertapati yang diperkirakan menambah volume total. “Kami berharap dengan tambahan sarana ini, sistem logistik nasional akan semakin terintegrasi dan efisien, mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Anne, menekankan visi jangka panjang KAI dalam transformasi sistem transportasi nasional.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *