

Jakarta, 6 Agustus 2025 – Hembusan udara malam di stasiun membawa dingin yang perlahan dihangatkan oleh langkah petugas KAI Service yang membagikan bantuan, memanggil nama, atau sekadar memastikan setiap penumpang memperoleh bagian. Service Recovery hadir di setiap detil kecil, dari tangan yang menyodorkan botol air hingga tatapan yang meyakinkan bahwa perjalanan akan tetap berlanjut. Sorot lampu peron memantul di wajah-wajah yang mulai tenang setelah mendapat kepastian dan perhatian. Sepotong roti, secangkir teh, atau sepatah dua kata penghiburan menjadi jembatan antara penumpang yang letih dan petugas yang tak kenal lelah. Di sini, pelayanan tak hanya diukur dari barang yang dibagikan, tetapi dari rasa yang tersampaikan—bahwa setiap pelanggan adalah prioritas dan setiap mobilitas harus dijaga martabatnya.
(Redaksi)

