Jakarta, 6 September 2025 – Divisi Regional I Sumatera Utara menjadi pionir dalam implementasi program Rail Clinic KAI selama Bulan Agustus 2025 dengan menyelenggarakan kegiatan di dua stasiun sekaligus dalam waktu berturut-turut. Stasiun Siantar pada 14 Agustus dan Stasiun Bajalinggei pada 15 Agustus menjadi lokasi perdana yang membuktikan konsep Rail Clinic dapat berjalan efektif di wilayah Sumatera. Keberhasilan implementasi di kedua lokasi ini menjadi model dan referensi untuk pengembangan program serupa di divisi regional lainnya di seluruh Indonesia.
Pemilihan Divisi Regional I Sumatera Utara sebagai pionir bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari analisis mendalam tentang kebutuhan kesehatan masyarakat dan kondisi infrastruktur yang mendukung. Wilayah Sumatera Utara memiliki karakteristik geografis yang menantang dengan sebaran penduduk yang luas namun akses kesehatan yang terbatas di beberapa daerah. Kondisi ini menjadikan konsep Rail Clinic sangat relevan dan dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan berkualitas.
Respons positif masyarakat Sumatera Utara terhadap program Rail Clinic menjadi indikator kuat bahwa konsep ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat di berbagai daerah. Antusiasme yang ditunjukkan warga dalam memanfaatkan layanan kesehatan dan partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan edukatif membuktikan bahwa program ini memenuhi kebutuhan nyata masyarakat. Pengalaman di Sumatera Utara ini memberikan pembelajaran berharga untuk implementasi di wilayah lain.
“Rail Clinic kami hadirkan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat langsung. Kereta api tidak hanya sekadar menghubungkan kota demi kota, tetapi juga menjembatani kesehatan, pengetahuan, dan kesejahteraan,” jelas Anne Purba, Vice President Public Relations KAI. Peran pionir Divisi Regional I Sumatera Utara ini menunjukkan komitmen seluruh jajaran KAI untuk mendukung program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
(Redaksi)

