Jakarta, 15 September 2025 – Diskon spesial September diberikan oleh Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta yang telah menjadi andalan mobilitas masyarakat menuju bandara internasional. Program promosi dengan potongan harga Rp17.000 ini berlangsung dari 15 hingga 30 September 2025 dalam rangka merayakan HUT KAI Commuter ke-17, memberikan keuntungan bagi pengguna layanan transportasi modern ini.
Status Commuter Line Basoetta sebagai andalan mobilitas terbukti dari prestasi pertumbuhan pengguna yang mengesankan sepanjang tahun. Data menunjukkan bahwa layanan ini berhasil melayani 1.970.531 pelanggan pada tahun 2023, kemudian melonjak menjadi 2.242.536 pelanggan pada tahun 2024. Tren yang menggembirakan ini berlanjut dengan pencapaian 212.475 pengguna pada Agustus 2025, mengalami peningkatan 9,66 persen dibandingkan Agustus 2024 sebanyak 193.737 orang.
Keunggulan yang menjadikan Commuter Line Basoetta sebagai andalan mobilitas terletak pada efisiensi dan kenyamanan sistem transportasi yang ditawarkan. Layanan ini menghubungkan stasiun-stasiun penting mulai dari Manggarai, Sudirman Baru, Duri, Rawa Buaya, Batu Ceper, hingga tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh yang efisien dan dapat diprediksi antara 40 hingga 50 menit. Konsistensi waktu perjalanan ini memberikan kepastian kepada pengguna jasa penerbangan untuk dapat mengatur jadwal dengan baik.
Program diskon spesial September ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan yang berkualitas dan terjangkau. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan, “Commuter Line Basoetta hadir sebagai solusi perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta yang lebih pasti dan nyaman. Pelanggan bisa menghemat waktu, terhindar dari kemacetan, serta mendukung gaya hidup ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.” Inisiatif diskon spesial bulan September ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan keunggulan layanan kepada masyarakat luas dan memperkuat reputasi Commuter Line Basoetta sebagai solusi mobilitas utama yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan.
(Redaksi)

