Jakarta, 31 Desember 2025 – Program diskon 30 persen tiket ekonomi PT Kereta Api Indonesia (Persero) selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terbukti sukses. Hingga 31 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket ekonomi laku sebanyak 1.319.538 dari 1.509.080 tempat duduk, atau sekitar 88 persen.
Penjualan tiket untuk periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 3.759.896 tiket, dengan 3.100.751 tiket untuk KA jarak jauh dan 659.145 tiket untuk KA lokal. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat bepergian menggunakan kereta.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, “Hingga akhir Desember, hampir 3 juta pelanggan KA jarak jauh dan lokal telah kami layani. Sementara itu, penjualan tiket yang mendekati 3,8 juta menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat masih berlanjut hingga penutupan masa Angkutan Nataru.”
Relasi favorit tiket ekonomi KA jarak jauh termasuk Gambir-Yogyakarta, Yogyakarta-Gambir, Semarang Tawang-Gambir, dan Bandung-Gambir. Untuk relasi lokal, Sukabumi-Bogor Paledang dan Solo-Semarang Tawang paling ramai.
Okupansi KA jarak jauh melebihi 100 persen karena pola perjalanan dinamis, di mana satu kursi dapat digunakan oleh beberapa penumpang sepanjang lintasan. Pola ini membuat penawaran diskon lebih efektif meningkatkan jumlah penumpang.
Program diskon berlaku 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan. Dari jumlah ini, 1.319.538 tiket telah terjual hingga 31 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.
Masyarakat diimbau membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI untuk memperoleh jadwal, relasi, dan layanan sesuai kebutuhan. Sistem ini membuat perjalanan lebih nyaman dan aman.
Tingginya angka penjualan tiket ekonomi menunjukkan bahwa strategi promosi KAI berhasil menarik minat penumpang, sekaligus memaksimalkan okupansi kereta.
Dengan keberhasilan diskon, KAI memastikan layanan tetap optimal dan membantu masyarakat merencanakan perjalanan lebih efisien selama Nataru 2025-2026. (Redaksi)

