Jakarta, 08 Agustus 2025 –Jawa Timur dan Jawa Tengah menjadi magnet baru bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero), pada Juli 2025 sebanyak 85.792 wisman memilih kereta api untuk menjelajahi dua provinsi tersebut, mencatatkan rekor tertinggi dalam dua tahun terakhir.
VP Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan pencapaian ini menunjukkan tren positif pariwisata berbasis transportasi kereta api. “KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh penumpang, termasuk wisatawan mancanegara, agar mereka mendapatkan pengalaman yang berkesan selama berwisata di Indonesia,” ujarnya.
Kota-kota seperti Surabaya, Malang, Solo, dan Semarang menjadi tujuan favorit karena memiliki beragam destinasi wisata, mulai dari alam, budaya, hingga kuliner. Jalur kereta api yang menghubungkan kota-kota tersebut menawarkan pemandangan menarik yang membuat perjalanan lebih menyenangkan.
Selain itu, konektivitas yang baik antarwilayah membuat wisman mudah menjelajah berbagai destinasi dalam satu perjalanan. Faktor harga tiket yang terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri.
Peningkatan jumlah wisatawan asing ini turut memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah. Hotel, restoran, dan usaha kecil di sekitar stasiun mendapat keuntungan dari meningkatnya kunjungan.
KAI juga terus memperbaiki fasilitas di stasiun dan kereta, seperti area tunggu yang nyaman, sistem informasi yang jelas, dan layanan customer service yang responsif, untuk memastikan kepuasan pelanggan.
“Dengan potensi wisata yang besar, Jawa Timur dan Jawa Tengah akan terus kami promosikan melalui layanan kereta api yang berkualitas,” kata Joni.
Ke depan, KAI berencana memperluas promosi internasional dan menghadirkan paket perjalanan khusus yang menggabungkan transportasi kereta dengan wisata lokal, sehingga makin banyak wisman tertarik menjelajahi Indonesia lewat jalur rel. (Redaksi)

