Jakarta, 27 Desember 2025 – Data penjualan tiket kereta api pasca Natal menunjukkan tren yang stabil menuju perayaan Tahun Baru. Berdasarkan data sementara hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memproyeksikan 202.357 pelanggan pada 27 Desember dan 201.669 pelanggan pada 28 Desember 2025. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa stabilitas penjualan mencerminkan pola pemesanan yang konsisten meski telah melewati puncak keberangkatan Natal. Tren stabil ini menunjukkan bahwa masyarakat masih aktif melakukan perjalanan untuk berbagai keperluan di periode liburan akhir tahun.
Tren penjualan yang stabil menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan layanan kereta api yang memadai. Anne menyampaikan bahwa penjualan tiket masih berlangsung hingga waktu keberangkatan, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Karakteristik penjualan pasca Natal berbeda dengan periode sebelum Natal di mana masyarakat cenderung memesan tiket jauh-jauh hari. “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujarnya.
Data penjualan juga menunjukkan proyeksi pergerakan menuju Tahun Baru yang bersifat dinamis namun terkendali. Proyeksi memperkirakan 29 Desember 2025 akan melayani 159.536 pelanggan, 30 Desember sebanyak 141.704 pelanggan, 31 Desember sebanyak 120.102 pelanggan, dan 1 Januari 2026 diproyeksikan 115.349 pelanggan. Tren stabil dalam data penjualan menunjukkan efektivitas KAI dalam mengelola demand dan supply layanan kereta api. Dengan pemantauan real-time terhadap penjualan tiket, KAI Group dapat mengoptimalkan kapasitas dan memastikan mobilitas masyarakat terjaga hingga pergantian tahun.
(Redaksi)

