Jakarta, 9 September 2025 – Access by KAI mempermudah mobilitas masyarakat dengan menghubungkan berbagai moda transportasi. Selain tiket kereta, aplikasi ini menawarkan integrasi dengan KA Bandara, Whoosh, dan LRT, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan terencana.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyebut integrasi ini membuat Access by KAI semakin diminati. “Fakta ini menegaskan bahwa digitalisasi yang dihadirkan KAI semakin dipercaya masyarakat sebagai solusi perjalanan yang praktis, aman, dan efisien,” jelasnya.
Sejak Januari hingga Agustus 2025, Access by KAI mencatat 17.211.190 transaksi tiket, menyumbang 71,73 persen dari total penjualan KAI. Sementara kanal lain seperti business-to-business, loket stasiun, website, vending machine, dan Contact Center 121 berada jauh di bawah angka ini.
Total penjualan tiket KAI selama periode tersebut mencapai 24.741.525 untuk perjalanan antar kota dan 3.493.704 tiket lokal, mayoritas melalui Access by KAI.
Aplikasi ini juga menyediakan layanan tambahan seperti pemesanan hotel, E-Porter, dan pembayaran listrik, menjadikannya solusi perjalanan end-to-end.
Fitur keberlanjutan berupa estimasi carbon footprint dan teknologi face recognition boarding membuat perjalanan lebih ramah lingkungan dan efisien.
“Beragam pengembangan yang kami hadirkan pada Access by KAI merupakan bagian dari solusi atas masukan dan kebutuhan pelanggan. KAI akan terus bertransformasi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang modern, ramah lingkungan, dan sesuai dengan harapan masyarakat,” tutup Anne. (Redaksi)

