Jakarta, 23 September 2025 – KA Blambangan Ekspres membuktikan diri sebagai jembatan Nusantara dengan rute ±1.031 km dari Jakarta ke Ketapang Banyuwangi dalam perayaan HUT ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kereta ini menghubungkan kota-kota besar, destinasi wisata, dan pusat ekonomi sepanjang Pulau Jawa.
Perjalanan menyusuri pesisir utara, kota industri, hamparan sawah, perbukitan, hingga tapal kuda Banyuwangi memberi pengalaman visual yang memikat penumpang.
Stasiun pemberhentian utama meliputi Pasar Senen, Jatinegara, Bekasi, Karawang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Lamongan, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalibaru, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi, Banyuwangi Kota, dan Ketapang.
Setiap stasiun strategis memiliki peran: Jakarta pusat mobilisasi nasional; Cirebon gerbang Ciayumajakuning; Tegal, Pekalongan, Semarang menopang pariwisata pesisir; Surabaya dan Gerbangkertosusila pusat perdagangan; Pasuruan, Probolinggo, Jember hingga Banyuwangi mendukung agrowisata.
Jumlah pelanggan terus meningkat: Januari–Agustus 2023 tercatat 184.871, naik menjadi 244.777 pada 2024, dan 363.610 pada 2025, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Blambangan Ekspres.
“Blambangan Ekspres kami posisikan sebagai koridor layanan yang mengikat Jabodetabek, Pantura, Kedungsepur, Gerbangkertosusila, hingga tapal kuda Banyuwangi dalam satu rangkaian. Dampaknya nyata: mobilisasi harian semakin mudah, pariwisata semakin terbuka, dan aglomerasi ekonomi makin terhubung,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.
Fasilitas lengkap termasuk kursi ergonomis, AC, stop-kontak, toilet ramah lingkungan, mushola, serta layanan makanan dan minuman dari KAI Services menjamin perjalanan aman dan nyaman.
Blambangan Ekspres berperan sebagai jembatan Nusantara yang menyatukan masyarakat, ekonomi, dan pariwisata. (Redaksi)

