Jakarta, 9 Desember 2025 – Kepastian keamanan layanan transportasi kereta api di masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025-2026 menjadi prioritas utama Daop 9 Jember. Untuk mewujudkan hal tersebut, sebanyak 204 personel keamanan gabungan telah disiapkan dan akan beroperasi penuh selama periode posko Nataru di seluruh area operasional Daop 9 Jember.
Cahyo Widiantoro dari Daop 9 Jember menjelaskan bahwa komposisi personel terdiri dari tenaga internal dan eksternal yang bekerja secara terintegrasi. “Untuk memastikan kelancaran layanan selama masa angkutan Nataru, kami mengerahkan 204 personel keamanan yang terdiri dari 174 personel internal Daop 9 Jember dan 30 personel eksternal dari unsur TNI/Polri,” kata Manajer Hukum dan Humas tersebut.
Distribusi tugas personel internal dirancang untuk menutup seluruh titik kritis keamanan. Stasiun dan fasilitas penumpang dijaga ketat oleh 121 personel Polsuska dan Security. Keamanan di dalam rangkaian kereta ditangani 27 personel Polsuska yang siap mengatasi potensi gangguan kriminalitas. Patroli di sepanjang jalur rel yang rawan insiden melibatkan 13 personel khusus, sementara 13 personel Security mengamankan kantor operasional dan depo kereta.
Dukungan dari instansi eksternal diwujudkan melalui penugasan 18 personel Polsek dan Koramil di stasiun-stasiun strategis, ditambah 12 personel untuk patroli di area perlintasan sebidang. Daop 9 Jember juga memanfaatkan sistem CCTV Analytic untuk pengawasan real-time dan menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap gangguan keamanan, sambil mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan kondisi yang memerlukan penanganan petugas.
(Redaksi)

