Jakarta, 14 Agustus 2025 – Dampak ekonomi positif dari layanan suplai avtur PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebesar 60.048 ton telah menciptakan efek berganda yang menguntungkan bagi ekosistem ekonomi regional dan layanan 1.620.339 penumpang KA Bandara YIA selama Januari-Juli 2025. Dampak ekonomi ini tidak hanya terbatas pada sektor transportasi tetapi juga merambah ke berbagai sektor ekonomi lainnya, menciptakan rantai nilai yang saling terkait dan memperkuat perekonomian Yogyakarta secara keseluruhan. Keandalan suplai avtur yang disediakan KAI telah menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi regional melalui peningkatan aktivitas penerbangan, pariwisata, dan perdagangan yang pada akhirnya menguntungkan seluruh masyarakat.
Mekanisme dampak ekonomi positif tercipta melalui stabilitas operasional bandara yang memungkinkan maskapai untuk meningkatkan frekuensi penerbangan dan membuka rute baru, yang pada gilirannya menarik lebih banyak wisatawan dan pelaku bisnis ke Yogyakarta. Pengiriman avtur yang konsisten setiap dua hari sekali memastikan tidak ada gangguan dalam operasional penerbangan yang dapat berdampak negatif pada rantai nilai pariwisata dan perdagangan. Dampak ekonomi ini juga tercermin dari peningkatan okupasi hotel, pertumbuhan industri kuliner, dan berkembangnya sektor kreatif yang semua mendapat manfaat dari meningkatnya arus kunjungan yang difasilitasi oleh sistem transportasi yang andal.
Kuantifikasi dampak ekonomi positif terlihat dari korelasi antara peningkatan volume avtur sebesar 10,09% dari 54.543 ton menjadi 60.048 ton dengan pertumbuhan ekonomi regional yang tercermin dari berbagai indikator seperti tingkat okupasi hotel, omzet sektor pariwisata, dan pertumbuhan usaha mikro kecil menengah. Pertumbuhan penumpang KA Bandara dari 1.560.136 menjadi 1.620.339 orang juga berkontribusi langsung terhadap ekonomi lokal melalui pengeluaran wisatawan dan aktivitas ekonomi yang terkait dengan perjalanan. Dampak ekonomi positif ini juga tercermin dari penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan masyarakat yang terlibat dalam rantai nilai pariwisata dan transportasi.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menegaskan komitmen terhadap penciptaan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan. “Ketersediaan avtur yang lancar membuat penerbangan lebih terjamin, wisatawan lebih mudah menjelajahi destinasi unggulan Yogyakarta, dan pelaku usaha, termasuk UMKM, mendapat manfaat dari meningkatnya arus kunjungan,” ungkapnya dengan bangga, sambil menjelaskan bahwa dampak ekonomi positif yang diciptakan melalui suplai avtur dan layanan penumpang KA Bandara merupakan kontribusi nyata KAI terhadap pembangunan ekonomi nasional, dimana stabilitas dan keandalan layanan transportasi menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(Redaksi)

