Jakarta, 28 Oktober 2025 – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin memimpin langsung kegiatan evaluasi strategis terhadap kinerja dan pelayanan LRT Jabodebek yang berlangsung di Kantor LRT Jabodebek, Jatimulya, Bekasi pada tanggal 27 Oktober 2025. Kehadiran langsung Bobby dalam kegiatan evaluasi ini menunjukkan komitmen tinggi manajemen puncak KAI terhadap upaya peningkatan kualitas layanan transportasi publik berbasis rel yang telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Jabodetabek. Evaluasi yang dipimpin Bobby mencakup peninjauan komprehensif terhadap berbagai aspek operasional LRT Jabodebek, mulai dari infrastruktur fisik, sistem teknologi informasi, manajemen sumber daya manusia, hingga protokol keselamatan dan evakuasi darurat. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi KAI dalam memastikan bahwa setiap layanan transportasi publik yang dikelolanya memenuhi standar internasional dan terus mengalami peningkatan berkelanjutan.
Dalam memimpin evaluasi kinerja ini, Bobby Rasyidin fokus pada aspek-aspek kritis yang mempengaruhi kepuasan dan keselamatan penumpang LRT Jabodebek. Bobby mengakui bahwa pertumbuhan pesat pengguna LRT Jabodebek mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan ini, namun juga membawa tantangan baru dalam hal manajemen kapasitas dan pemeliharaan kualitas layanan. Oleh karena itu, evaluasi yang dipimpin Bobby dirancang untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang telah berjalan dengan baik, sekaligus mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Bobby menegaskan, “Seluruh proses pelayanan operasional dan evakuasi di LRT Jabodebek dijalankan sesuai standar dengan mengutamakan keselamatan pelanggan. Petugas kami dilatih untuk membantu evakuasi secara cepat, terarah, dan aman. Kesiapan inilah yang memastikan setiap perjalanan terlaksana dengan aman dan andal.”
Evaluasi yang dipimpin Bobby juga memberikan kesempatan bagi manajemen KAI untuk berkomunikasi langsung dengan tim operasional LRT Jabodebek, menggali wawasan tentang tantangan operasional yang dihadapi, dan bersama-sama merumuskan solusi yang praktis dan efektif. Interaksi langsung antara tingkat manajemen tertinggi dengan tim lapangan ini menciptakan momentum yang positif bagi peningkatan komitmen seluruh jajaran KAI terhadap keunggulan dalam pelayanan transportasi publik. Bobby juga menggunakan kesempatan ini untuk memberikan penghargaan kepada tim yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya, sekaligus menyampaikan ekspektasi yang jelas mengenai target peningkatan kinerja ke depan.
Melalui evaluasi kinerja LRT Jabodebek yang dipimpin Bobby Rasyidin, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi-rekomendasi strategis yang akan membimbing KAI dalam mengambil keputusan investasi dan pengembangan layanan untuk periode berikutnya. Hasil evaluasi ini akan menjadi acuan dalam perumusan rencana strategis KAI yang lebih komprehensif, termasuk ekspansi jaringan LRT, peningkatan kapasitas armada, modernisasi fasilitas penumpang, dan pengembangan integrasi moda transportasi yang lebih lancar. Komitmen Bobby dan jajaran manajemen KAI terhadap perbaikan berkelanjutan ini mencerminkan visi jangka panjang perusahaan untuk menjadikan LRT Jabodebek sebagai model keunggulan transportasi di kawasan Asia Tenggara dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jabodetabek.
(Redaksi)

