Medan, 01 Desember 2025 – Gangguan kembali melanda layanan kereta api PT Railink setelah banjir besar merusak konstruksi rel di jalur menuju Kualabingai. Kerusakan serius tersebut memaksa perusahaan membatalkan seluruh perjalanan sebagai langkah pencegahan risiko kecelakaan.

PT Railink dalam keterangan resminya menyebut bahwa tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat aliran air mengikis bagian tertentu dari konstruksi rel. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya apabila tetap digunakan untuk operasional.

Manajer Humas PT Railink, Ayep Hanapi, menyampaikan bahwa keputusan pembatalan perjalanan diambil setelah tim teknis melakukan pengecekan di sepanjang jalur. “Konstruksi rel terganggu akibat banjir. Perjalanan tidak bisa dilanjutkan karena risikonya terlalu besar,” ujar Ayep.

Menurut Ayep, beberapa titik mengalami pengikisan yang cukup parah sehingga memerlukan rekonstruksi menyeluruh. Proses perbaikan tengah dilakukan secara intensif dengan menambah jumlah personel di lapangan.

Pembatalan perjalanan menuju Kualabingai membuat sejumlah penumpang harus menyesuaikan rencana perjalanan mereka. Railink menyampaikan permohonan maaf sekaligus menyediakan opsi refund serta bantuan penjadwalan ulang bagi pelanggan yang terdampak.

Ayep menegaskan bahwa Railink selalu menjadikan keselamatan sebagai fokus utama. “Kami tidak bisa mengambil risiko sekecil apa pun. Perjalanan baru akan kami buka kembali setelah seluruh perbaikan selesai dan hasil evaluasi menunjukkan jalur aman digunakan,” jelasnya.

Kerusakan akibat banjir ini menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa bulan terakhir. Railink juga terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin.

Dengan langkah-langkah mitigasi yang terus dilakukan, Railink berharap jalur Kualabingai dapat kembali beroperasi normal dalam waktu yang tidak terlalu lama. Evaluasi lanjutan akan menjadi indikator utama sebelum operasional kembali dibuka. (Redaksi) 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *